VrigoNETHari Belanja Online Nasional dibuat dengan alasan antara lain untuk membangun industri digital tanah air, mempromosikan wisata belanja online, dan mengajak masyarakat agar lebih giat untuk berbelanja online.

Dan yang paling terpenting adalah mengubah pemikiran masyarakat Indonesia terhadap dunia e-commerce. Karena bukan rahasia lagi jika sampai saat ini, maraknya penipuan memang sangat mempengaruhi pemikiran masyarakat untuk berbelanja online.

Bahkan tidak sedikit pula pelapak di berbagai e-commerce yang memasang harga tinggi dan berlipatganda terlebih dahulu sebelum memasukkan diskon pada harga barang tersebut. Seperti kasus Lazada pada tahun 2015 lalu.

Bahkan di Harbolnas tahun ini pun, pihak Lazada kembali dilaporkan atas dugaan diskon abal-abalan dan harga yang tak masuk akal.

Seperti Xiaomi Redmi Note 4-32GB Gold yang dijual dengan harga awal Rp 99 Juta. Lalu ada pula pelapak lain yang menjual merk handphone yang sama, dengan harga awal 6 jutaan, sangat beda jauh dengan harga di pasar yaitu sekitar Rp 2 Jutaan.

Tak kalah gilanya lagi, handphone ber-merk Samsung Galaxy J1-4GB juga ada yang dijual dengan harga yang paling tak masuk dikepala, yaitu mencapai hingga Rp 22 Juta.

Sontak para netizen pun langsung berkicau di berbagai sosial media, salah satunya yaitu di Twitter dengan hastag #Harbolnas. Berbagai komentar dilontarkan, ada yang senang dan bersenda gurau seperti kicauan netizen dibawah ini,

Tapi disisi lain banyak pula yang merasa kecewa dan mengkritik tawaran palsu di event Harbolnas kali ini.

Namun Panitia Harbolnas 2016 berjanji akan terus meningkatkan pelayanan e-commerce yang telah ikut meramaikan event harbolnas yang telah digelar pada hari ini, serta mengejar pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dari pihak panitia Harbolnas 2016, mempercayai bahwa event kali ini pasti akan terlihat lebih berbeda dan meriah daripada event sebelumnya.