kaskus krisis traffik

Dunia Internet, terutama pada dunia Blogger Indonesia memang kini sedang dalam kondisi yang cukup lesu. Bahkan dampak ini pun juga menyerang eksistensi situs-situs media besar Indonesia, sebagai contohnya adalah Kaskus.

Sehingga tak usah heran jika sobat mendengar Jaringan Komunitas baru yang dibentuk oleh Kaskus bersama dengan beberapa platform penyedia konten lokal lainnya dengan nama Kaskus Network.

Sekarang sudah ada 5 platform konten lokal yang telah tergabung dengan Kaskus Network yaitu antara lain Beritatagar, Bolalob, Infokost, Opini, dan Womentalk.

Kaskus Network ini dibentuk dengan tujuan antara lain agar sesama para anggota Kaskus Network untuk saling mempromosikan (cross-promotion) masing-masing produknya, bisa dalam bentuk konten, postingan media sosial, community gathering, hingga event.

Pihak Kaskus pun juga memberi kesempatan kepada platform konten lokal lainnya untuk bersama-sama berkolaborasi dan eksis di panggung global.

Menurut keterangan Ronny Sughiada (CMO Kaskus) “Sinergi ini akan memberi value bagi setiap anggotanya, baik dari sisi user, traffik, revenue, dan SEO (Search Engine Optimize).”

Ia pun melanjutkan bahwa Pihaknya akan terus berusahan memaksimalkan penggunaan dan penampilan Kaskus, mulai dalam versi situs (desktop), mobile web, mobile apps, hingga media sosial.

Alasan Dibalik Gencarnya Kaskus Network

Banyak yang bilang dan berpendapat bahwa kini Kaskus sendiri telah kehilangan sedikit demi sedikit pengunjung setia mereka dan berkurangnya eksistensi di kencah Indonesia.

Selain itu banyak yang menyayangkan arah alur Kaskus yang sekarang. Mulai dari kurangnya inovasi dari Kaskus itu sendiri, seringnya pemberitaan politik yang membuat bosan para remaja, perubahan interface yang tak user-friendly, dan masih banyak lagi.

Jika kita melihat eksistensi Kaskus di Google Trend, kita bisa melihat bahwa dari Agustus 2014 hingga Oktober 2016, dari waktu ke waktu Kaskus terus saja mengalami penurunan yang cukup drastis, bisa sobat lihat disini.

Traffik Kaskus Tahun 2014

Dilihat dari pendapat para pakar SEO, banyak yang berpendapat bahwa Kaskus sendiri yang awalnya agak kurang menggunakan SEO secara optimal dalam jangka panjang, sehingga eksistensi pun juga tak bisa bertahan dalam waktu yang lama.

Namun tentunya kita terus berharap, agar nantinya Kaskus dapat lebih berinovasi dan kreatif dalam membangun komunitasnya dan dapat menyambung jahitan persatuan bangsa lewat digital.

Dan apakah program Kaskus Network ini dapat mendongkrak kembali traffik Kaskus bersama dengan para partner, kita tunggu saja nantinya.