Kerjaan selalu numpuk, tugas gak kelar-kelar, masalah selesai satu eh muncul lagi yang lain, dikit-dikit langsung stress bahkan frustasi, mungkin penyebabnya Anda belum menerapkan kehidupan sederhana Rasulullah menjadi pribadi yang produktif. Mau tau cara menjadi produktif ala Rasulullah?

Sebagai sebaik-baiknya suri tauladan dan akhlaq, Nabi Muhammad SAW memiliki cara tersendiri dalam meningkatkan produktivitasnya, apalagi dalam menyelesaikan berbagai macam permasalahan umat, tentu Baginda Rasulullah harus memenejemen waktu se-efesien mungkin dan se-produktif mungkin.

Jadi bagi kalian yang masih keteteran dengan banyaknya berbagai urusan, entah urusan pelajaran, bisnis, maupun pekerjaan, langsung saja simak Cara Agar Hidup Lebih Produktif ala Rasulullah:

Daftar Isi

Bangun di Sepertiga Malam Terakhir

cara menjadi produktif ala rasulullah
Sepertiga Malam Akhir | By Pexels.com

Kebiasaan kita di masa kini mungkin bisa dibilang terbalik dari kebiasaan Rasulullah, yaitu Tidur diatas waktu Shalat Isya (bahkan sampai Jam 2an) dan Bangun lewat dari waktu Shubuh (atau sampai sore malahan)

Sedangkan pola waktu tidur dan bangun Rasulullah SAW yaitu tidur pada awal malam (setelah waktu/Shalat Isya) dan bangun di sepertiga malam terakhir untuk beribadah (Shalat Tahajud).

Menurut para ahli, manfaat bangun di sepertiga malam akhir dapat mengoptimalkan metabolisme tubuh karena kayanya oksigen yang bersih dan belum terkotori oleh zat-zat lain, dapat membakar lebih banyak kalori sehingga sangat dianjurkan berolahraga di pagi hari, badan lebih fit dan otak semakin lancar bekerja.

Sedangkan bagi seseorang yang kebiasaan begadang, selain semakin susah untuk lebih produktif, juga cenderung lebih mudah cepat depresi dan stress jika merasa tertekan serta sangat berpotensi mengalami kelebihan berat badan.

Selesai Satu Urusan, Kerjakan Sungguh-Sungguh Urusan yang Lain!

Cara kedua yang Rasulullah ajarkan ialah, jangan pernah puas atau langsung berhenti berusaha jika satu urusan telah selesai. Ingat! Masih ada urusan lain yang harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh!

Sesuai dengan firman Allah, Surah Al-Insyirah ayat 7 berbunyi “Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain.”

Oleh sebab itu, penting juga untuk mencatat dan merencanakan hal-hal apa saja yang akan dilakukan di waktu yang akan datang nanti. Jangan sepelekan juga, agenda harian merupakan salah satu langkah kecil Anda menuju kesuksesan loh!  coba hitung, sudah berapa banyak waktu luang Anda habis hanya karena hal-hal yang tak penting?

Contohnya sudah selesai proyek ini, jangan puas bro masih ada proyek penting lain. Sudah selesai ketik tugas dari dosen, tunggu masih ada tugas skripsi belum kelar. Kalau kata pepatah nih, diatas langit masih ada langit! Jadi jalani aja dan sungguh-sungguh yo!

Tidur Siang Sejenak

Memang cukup aneh sih, judul artikel Tips Cara Menjadi Produktif ala Rasul, kok menganjurkan Tidur Siang?  Bener gak sih, Nabi ngajarin begitu?

Nabi SAW bersabda “Qailulah-lah (istirahat sianglah) kalian, sesungguhnya setan-setan itu tidak pernah istirahat siang.” (HR. Abu Nu’aim dalam Ath-Thibb, dikatakan oleh Al-Imam Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 1637: isnadnya shahih)

ada juga hadist lainnya yaitu “Tidur sejenaklah kamu sekalian di siang hari, karena sesungguhnya setan tidak tidur siang sejenak”. (HR. Abu Nu’aim dari Anas r.a.)

Tapi jangan salah kaprah, Rasulullah menyuruh untuk tidurlah sejenak, jangan sampai kebablasan. Menurut para ahli lama tidur siang dianjurkan hanya 15-30 menit saja. Jika tentang manfaatnya, peneliti sepakat secara umum tidur siang dapat meningkatkan performa fisik dan fungsi kognitif, bantu kendalikan stress, serta menyehatkan jantung.

Tips/Anjuran Tidur Siang Menurut Nabi Muhammad SAW

  • tidurlah sejenak (kisaran 15-30 menit)
  • tidur di pertengahan siang (sebelum maupun sesudah Zawal atau Waktu Dhuhur)
  • dan lakukan menurut adab tidur seorang muslim

Olahraga

cara menjadi produktif ala rasulullah
Memanah, salah satu olahraga yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW | Photo by Pexels.com

Berbicara tentang Olahraga, tak usah ditanyakan lagi apa manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan produktivitas manusia, dan jangan lupa pula kalau Baginda Nabi juga senang berolahraga loh!

Sebab olahraga dalam Islam bukan hanya untuk kesehatan tetapi juga untuk memperoleh kegembiraan dan memperkuat jiwa. Kalau dalam dunia sains secara umum, olahraga berfungsi memperkuat dan membentuk imun tubuh terhadap segala penyakit.

Dan setidaknya ada 3 jenis olahraga yang sangat disukai Nabi antara lain berkuda, berenang, dan memanah. Sesuai sabda Nabi yaitu “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah.” (H.R. Sahih Bukhari dan Muslim)

Musyawarah

Cara terakhir yang bisa dilakukan adalah dengan bermusyawarah atau sering disebut juga diskusi/meeting/rapat yang sama-sama merupakan kegiatan bertukar pikiran. Musyawarah adalah salah satu kegiatan yang paling disukai Nabi dan dianjurkan Islam apalagi jika menyangkut urusan Ummat, daripada berdebat.

“Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu, kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakal kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepadaNya” [Ali-Imran : 159]

Mengapa bisa jadi Produktif? Sebab dengan musyawarah Anda dapat menuangkan ide apapun, mendengarkan berbagai macam ide lainnya, dapat menemukan inspirasi baru, adanya kebersamaan, dan manfaat lainnya yang membuat waktu Anda menjadi bernilai berharga dan lebih produktif.