VrigoNET – Siapa yang tidak suka dengan konten visual yang berbentuk video? Tentu semua orang suka itu, karena tidak ada yang bisa mengelak fakta tersebut, karena nyatanya pun kita juga sudah memasuki dunia serba video, oleh sebab itu jangan pernah untuk meremehkan video marketing.

Lihat saja di sosial media kawan, setidaknya lebih dari ribuan bahkan jutaan orang tertawa dan terhibur dengan menonton video. Sehingga bisa kita katakan bahwa video merupakan salah satu tren marketing yang akan booming untuk kedepannya.

Apalagi sering kita lihat seperti website company atau landing page yang selalu dipakai oleh marketer, pasti akan selalu menampilkan video seperti profil perusahaan atau produk mereka di halaman utama website mereka.

Video yang mereka publikasikan pun beragam, bisa berupa introducing, demonstrasi, kelebihan dan manfaat produk, serta penjelasan detail tentang jasa yang ditawarkan, dan masih banyak lagi.

Namun, mengapa mereka melakukan hal tersebut? Karena itulah the power of video. Sebab ada beberapa fakta yang bisa kita simpulkan dari riset dan survei yang kita dapatkan, yaitu:

  • Kebanyakan netizen akan betah terhadap suatu situs selama lebih dari 2 menit hanya karena memiliki sebuah video yang unik – ComScore
  • Rata-rata pengguna dapat menghabiskan hingga 16 menit 49 detik dalam sebulan untuk menonton iklan video online – ComScore
  • 80% konsumen mengatakan bahwa sebuah video yang berisi suatu produk atau jasa sangatlah penting untuk mempelajari tentang perusahaan tersebut – Animoto
  • 56% konsumen dapat percaya jika perusahaan tersebut memiliki website, itupun harus memiliki konten video – Animoto
  • 50% marketer mempertimbangkan bahwa testimonial pelanggan, video tutorial, dan video demonstrasi merupakan tipe yang paling efektif dari semua video konten yang digunakan – Asend2
  • 85% marketer digital dunia mempublish videonya di YouTube – SEJ

Selain beberapa fakta dan riset pendukung diatas, juga sebenarnya ada beberapa alasan mengapa kita harus menggunakan video untuk strategi marketing selanjutnya, khususnya di tahun 2017 ini dan tahun-tahun kedepannya.

Dapat Berbicara Langsung ke Audience (Pemirsa)

Seperti yang kita ketahui, orang masa kini pasti akan lebih menyukai video dibanding artikel yang hanya berisi kata-kata yang membosankan. Jangankan membaca, bahkan banyak orang apalagi khususnya orang Indonesia yang sering menyimpulkan sesuatu hanya dengan membaca judulnya saja?

Selain itu disaat Audience membaca suatu artikel mengenai suatu profil perusahaan atau produk, malah terkadang banyak menimbulkan banyak presepsi dan salah paham sehingga banyak Audience yang kurang tertarik dengan pemasaran sobat.

Bahkan menurut studi, Audience di sosial media hanya memilih 18% artikel yang ia lihat setiap harinya, data selanjutnya menunjukan bahwa pemirsa juga sering hanya membaca setidaknya 100 kata saja dari apa yang mereka baca. Sangat membutuhkan strategi ekstra bukan?

Oleh sebab itu, video hadir sebagai masa depan strategi marketing yang baru, selain dapat mudah menarik Audience dengan teknik visualnya, kita juga dapat berbicara secara langsung dengan para pemirsa sehingga tidak terlalu banyak menimbulkan presepsi yang hiruk pikuk.

Bahkan untuk menyatakan cinta kepada seseorang pun, tidak akan cukup dengan hanya menuliskan surat cinta saja, tapi cobalah dengan mengirimkan video kreatif kalian kepada sang pujaan hati 😀 #YangJombloMenjauhAja

Dapat Membantu Menaikkan Traffik dan Memanjakan Audience

Siapa sangka jika video juga memiliki kekuatan magic seperti untuk membantu menaikkan traffik situs dan memanjakan Audience Anda hehehe 😎 Pasti banyak yang bertanya, mengapa bisa demikian?

Logikanya begini, jika artikel yang sobat tulis sudah top dan best banget, pasti pengunjung akan makin betah dan bounce rate situs akan semakin menurun bukan? Selain itu pengunjung juga akan semakin dimanjakan dengan berbagai video yang sobat tampilkan.

Apalagi gambar dan video merupakan senjata yang sangat efektif untuk berkomunikasi secara langsung dengan Audience. Bahkan tak usah terkejut lagi, jika studi juga menunjukan bahwa 65% dari Audience lebih mudah memahami konten berbentuk video.

Studi diatas sangat menunjukan bahwa dengan adanya konten video sangat membantu untuk menarik perhatian dan memberi pemahaman lebih kepada Audience.

Nah, jika bounce rate sudah menurun, pengunjung semakin betah dan berlama-lama di website, tentu itu akan semakin meningkatkan nilai SEO situs Anda bukan? Website pun akan berangsur-angsur kebanjiran traffik, apalagi jika situs yang dibangun juga mendapatkan nilai pengalaman yang lebih dari Audience.

Bahkan lebih dari 80% pencarian yang dilakukan di Google berasal dari YouTube. Selain itu video how-to yang menjelaskan sesuatu dan video testimonial juga sangat ampuh untuk menarik lebih banyak lalu lintas traffik ke website Anda.

Meningkatkan Peringkat dan Nilai SEO

alasan menggunakan video marketing
Photo by pexels.com

Fungsi video marketing dalam meningkatkan SEO pada situs tentu sampai saat ini masih dipertanyakan dan diragukan saat ini.

Walaupun begitu, riset yang dilakukan oleh Forrester menemukan data yang menunjukan bahwa halaman situs yang berisi video 53x lebih memungkinkan untuk berada di halaman pertama hasil pencarian Google.

Hal itu dikarenakan konten video kaya akan cuplikan yang tidak dimiliki dari teks artikel biasa, halaman video yang memiliki cuplikan video juga biasanya memiliki bounce rate yang rendah sehingga lebih menambah nilai SEO.

Selain itu, Anda juga dapat membangun backlink atau dengan kata lain link building dengan membangun akun channel di YouTube. Setidaknya Anda bisa mendapatkan 2 macam backlink dari YouTube, yaitu backlink dari profil channel dan dari masing-masing deskripsi video yang dipublikasikan.

Ada beberapa tips sederhana dalam membangun backlink dari YouTube, antara lain:

  • Embed (tempelkan) video di halaman dan artikel yang diinginkan: Ingat! Membangun link menuju akun channel atau video tidak akan dihitung sebagai backlink, tetapi link yang dipasang dari YouTube ke website.
  • Fokuskan tema video ke satu topik – Ini ditujukan agar isi video tidak bertele-tele, tetapi langsung ke titik fokus masalah. Sehingga pembahasan dapat lebih ringkas, padat, dan jelas.
  • Buatlah video yang berkualitas – Tentu pada saat proses pembuatan video harus berbobot dan memiliki kualitas yang tinggi, video yang agak sedikit ngawur dan tidak memiliki konsep pasti akan memiliki kesan yang buruk dan tidak profesional.

Video Dapat Membangun Kepercayaan

Dalam membangun bisnis, tentu membangun kepercayaan publik adalah hal yang sangat penting dan merupakan tujuan utama yang harus dicapai. Karena dalam konsep pemasaran, menciptakan hubungan humanis dengan konsumen adalah strategi bisnis jangka panjang.

Nah, dalam kasus ini video tentu adalah faktor yang sangat mendukung dalam membangun kepercayaan konsumen. Sebab, sebuah video tidak hanya menampilkan produk dan layanan yang dipamerkan tetapi juga memperlihatkan wajah dan orang-orang dibalik perusahaan.

Selain itu, salah satu kelebihan dari video adalah dapat menyajikan produk dengan efektif karena lebih memperlihatkan adegan-adegan dan percakapan. Oleh sebab itu, 57% dari konsumen menyatakan bahwa video sangat memberi kepercayaan lebih dalam berbelanja online.

Meningkatnya Pengguna Smartphone

alasan menggunakan video marketing

Seperti yang Anda ketahui, dari tahun ke tahun pengguna internet dunia semakin didominasi oleh pengguna mobile/smartphone.

Bahkan bayangkan saja, mulai dari tahun 2012 hingga 2014 penayangan video di perangkat seluler meningkat sebesar 400%. Pihak YouTube juga melaporkan bahwa penayangan video di perangkat mobile selalu meningkat 100% setiap tahunnya.

Semenjak tahun 2015, memang sudah tidak bisa diragukan lagi bahwa kita memang telah memasuki era video marketing. Mulai dari tahun 2013, investasi iklan video mobile telah naik 2 kali lipat, mulai dari USD$720 juta (tahun 2013) menjadi USD$1,5 miliar (tahun 2015), dan diperkirakan akan terus naik hingga mencapai USD$6 miliar pada tahun 2018.